SMKN Mejayan terus berkomitmen menumbuhkan budaya literasi melalui kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Pagi. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada membaca, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk berbagi praktik baik, pengalaman, dan nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi sesama.
Pada kegiatan GLS Pagi kali ini, dilaksanakan sesi berbagi bersama teman sejawat, di mana dua siswa terpilih tampil di depan untuk menyampaikan materi inspiratif, sementara siswa lainnya menyimak dengan tertib dan penuh perhatian.


Siswa pertama, Aulia, menyampaikan materi dengan tema “Mengatasi Overthinking (OVT) dan Menjadi Pribadi yang Percaya Diri”. Dalam pemaparannya, Aulia menjelaskan bahwa overthinking sering menjadi penghambat bagi siswa dalam belajar maupun berinteraksi. Ia berbagi pengalaman pribadi serta tips sederhana untuk mengelola pikiran negatif, seperti berpikir positif, mengenali potensi diri, dan berani mencoba tanpa takut gagal. Materi yang disampaikan Aulia mendapat perhatian besar dari para siswa karena dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Selanjutnya, siswa dari Jurusan Teknik Otomotif (TO) menyampaikan materi dengan tema “Mengatasi Rasa Malas dan Menumbuhkan Sikap Kerja Keras”. Dalam penyampaiannya, ia berbagi pengalaman pribadi saat liburan sekolah, di mana ia memilih untuk bekerja membantu orang tua di ladang. Salah satu kegiatan yang dilakukannya adalah memanen porang, yang membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, dan tenaga yang tidak sedikit. Dari pengalaman tersebut, ia belajar arti kerja keras dan tanggung jawab, sekaligus memperoleh hasil berupa uang yang cukup lumayan selama masa liburan. Melalui kisah nyatanya, siswa tersebut mengajak teman-temannya untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif, tidak mudah malas, serta membangun kebiasaan kerja keras sejak dini sebagai bekal menghadapi masa depan.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh siswa mengikuti dengan sikap tertib, fokus, dan antusias. Suasana literasi pagi terasa hidup karena tidak hanya mendengarkan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya pengembangan karakter, mental, dan motivasi diri.
Melalui Gerakan Literasi Sekolah Pagi ini, SMKN Mejayan berharap siswa tidak hanya cakap secara akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki kepercayaan diri, etos kerja yang tinggi, serta kemampuan berbagi nilai-nilai positif kepada sesama. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa literasi dapat diwujudkan melalui praktik nyata dan pengalaman langsung dari siswa untuk siswa.


Leave a Reply